Dibalik kegelapan Kota tua, Fatahilah Jakarta

Sangat tidak puas jika saya cuma satu malam saja menelusuri area kota tua jakarta. Betapa tidak, malam yang pendek itu saya nikmati bersama kawan- kawan untuk berkeliling dan bersama di jakarta kota tua.

terkesan seram kah di sana? tidak juga.. (hehehe). Justru terkesan sangat meresapi akan jaman dahalu tatkala saya bergaya diantara bagunan- bangunan peninggalan belanda ini.

Bersama kawan, “fandhu dan Febri“, kami sepulang dari acara pameran komputer di senayan, kami langsung saja naek busway menuju kota tua jakarta ( dekat setasiun kota). Sesampai di TKP, tak banyak bacot langsung ambil kamera dan berpotret- potret.

Tepat di belakang saya, musium bahari yang merupakan musium kota jakarta. Lebih tepat di samping kiri dan kanan pintu masuk musium bahari kota tua, terdapat penjara bawah tanah yang kosong( tapi sekarang tidak dirawat, hingga tergenang air.. gimana pemerintah nih).

Sejarah kota Jakarta diperkirakan dimulai sekitar 3500 SM, diawali dengan terbentuknya pemukiman sejarah di sepanjang daerah aliran sungai Ciliwung. Seiring dengan perjalanan sejarah, maka berbagai kampung tumbuh di sepanjang aliran sungai itu. Kampung-kampung ini ada yang bertahan sampai sekarang yang di sebut Kampung Tua. Diantaranya adalah Kampung Bandan, Kampung Orang Cina (Pecinan), Kampung Luar Batang, Kampung Pekojan, Kampung Angke, Kampung Kebon Jeruk dan masih banyak lagi. (copas dari web site ini ) .

klo mau cerita dan foto2 yang lain sih banyak banget, tapi seperti biasa.. saya capek ngetik.. tanya langsung dan request langsung saja ya(termasuk cerita bagaimana kuliner berupa enak nya mi ayam di jakarta kota tua).. hahahaha

About the Author

lathiful amri

Tinggalkan komentar sebagai wujud apresiasi anda!

21 Responses to “ Dibalik kegelapan Kota tua, Fatahilah Jakarta ”

  1. [...] Show.. (* gile, gue ngiler liatin SPG nya yang cantik-cantik ). Abis dari JCC langsung tancep ke Kota Tua Fatahillah. Pulangnya kehujanan. Sampe mess gue langsung terlelap dengan biadab. (* di kantor yang baru gue [...]

  2. siyal..
    capek am..
    kaki kram semua..

    wuiks..

    [Reply]

  3. hahaha… aku pisan capek banget, tapi mi ayam nya uenak dan mak nyos kan?? jadi pengen kesana lagi;))

    [Reply]

  4. Wah,aku kok ra diajak wi. .

    [Reply]

  5. lha.. kowe gak ngomong lek pengen melu sih.. :))

    [Reply]

  6. kok tega se q ditinggal??kan q udh bilang siang aja…
    gmn se am???
    kapan2 anterin q ya???

    [Reply]

  7. saya pengen kesana :D

    [Reply]

  8. Wahhh keren yah Picnya Tempo doloe

    [Reply]

  9. Mas…, ini nama theme nya apa?
    Terus, image reloaded di depan cara nampilinnya gmn?
    Makasih.

    [Reply]

  10. Jadi pingin kesana, saya selalu tertarik dengan nuansa kota tua :) thanks for the info

    [Reply]

  11. gak ngantuk dong jalan2nya, kalau nyenengin kayak gitu ceritanya

    [Reply]

  12. nah kalo da pict-nya kan jadi asik mbacanya..
    have a nice trip yaa

    [Reply]

  13. seru juga ceritanya.. eh..eh… ada yang numpang narsisme nih… wakakaka

    [Reply]

  14. Lam kenal juga. Wah bisa jadi referensi buat travelling nich :D

    [Reply]

  15. hohoho, thanks udah coming

    [Reply]

  16. thanks udah mampir :D

    [Reply]

  17. aku pernah tuh malam malam nyusurin sisi barat Kali Besar sampai ke Jembatan Kota Intan, dilanjut ke pelabuhan Sunda Kelapa, menyusup di antara kapal-kapal Pinisi, lalu kembali ke menara Syahbandar, balik ke peradaban dengan melalui Kafe Gelanggang yang memang bekas gelanggang kapal VOC. Kota Tua memang tidak hanya di Fatahillah, kawan.

    Glodok, juga mempunyai sejarah tak terpisahkan dengan old Batavia.

    [Reply]

  18. [...] yang dijelaskan di posting sebelumnya kota tua di daerah jakarta barat, tepatnya di dekat setasiun kota tua juga salah satu wisata di [...]

  19. kota tua itu di mana sih???????????keknya menarik tuh

    [Reply]

  20. pasti kalau habis kekota tua pegel pegel

    [Reply]

  21. [...] yang dijelaskan di posting sebelumnya kota tua di daerah jakarta barat, tepatnya di dekat setasiun kota tua juga salah satu wisata di [...]

Leave a Reply

You can use these XHTML tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <blockquote cite=""> <code> <em> <strong>