Ampun, Saya Bukan Teroris

Tidak kalah menegangkan dengan daerah Iraq,Afganistan dan Gaza, di Indonesia pun terjadi penyandraan dan baku hantam yang ditujukan untuk teroris. Peluru demi peluru dimuntahkan dari mulut senapan berjenis paint gun. Suara  hantaman terdengar dimana-mana. Tidak ada satu tempat pun yang bisa menjadi persembunyian yang aman,sebab seluruh penjuru sudah dikepung oleh tentara.

Ya, betul sekali. Gambaran “LEBAY” diatas bisa dijelaskan tentang liburan tanggal 10 Maret 2009, Tepatnya di TRUST ADVANTURE di Simpang Tiga Lanut,Jl KH.Nasution no.27 kota Pekanbaru. Dan lebih tepatnya lagi mencoba wahana yang lumayan menantang dan memacu adrenalin, yakni ” Play Paint Ball”, permainan baku tembak buatan menggunakan pain gun dengan bulatan peluru terbuat dari cat air.

Paint Ball merupakan permainan tembak-menembak yang di setting beregu dengan sebutan tim abu-abu (Police) dan tim hijau (teroris).Tentunya sangat asing sekali permainan ini bagi yang belum pernah bermain sebelumnya, *termasuk saya sendiri*.Untuk bermain Paint Ball, diperlukan beberapa peralatan dan seragam untuk keamanan saat bermain, berikut nama-nama alat dan perlengkapan yang digunakan beserta fungsinya.

1. Rompi/keflar : biar tambah capek, menarik, gagah dan melindungi tubuh bagian dada,perut dan punggung saat terkena tembakan.

2. Google/masker : Tentunya ini bukan search engine yang dikenal para maniak dunia maya, melainkan masker pelindung muka bagi orang-orang yang mukanya jelek *menyindir yang mbaca artikel ini*.. haha, google ini memang sangat berfungsi untuk keamanan daerah vital yakni sekeliling wajah. Karena jika peluru cat air itu bisa menyebabkan kebutaan jika mengenai mata.

3. Paint gan dan peluru cat air : Merupakan senapan yang mempunyai berat sekitar 2 KG ramping dan mempunyai peluru dengan berbahan cat air berwarna orange.

4. Kartu id : Jika permainan sedang berlangsung dan kehabisan peluru, kartu id yang telah diset pernama pemain ini berfungsi untuk mereload/isi ulang peluru saat baku hantam di lapangan permainan.

Google/masker dan Paint gun

Selain perlengkapan diatas, berbagai aturan main yang harus diikuti oleh setiap pemain,*dijelaskan pak instrukur*:

1. Dilarang membuka Google/masker di dalam Arena, ” yang wajahnya berantakan gak usah pakai google”
2. Dilarang menembak dalam jarak 5 meter, ” jelaslah ”
3. Dilarang membanting senjata, “nah, banting saja teman satu timnya, kalau perlu banting sekalian instrukturnya”
4. Dilarang memungut peluru yang jatuh, “biasanya malah memunguti sampah”
5. Pemain dilarang menembak-nembak bukan sasarannya, “wow, seperti alat kelamin…bisa mandul nantinya”
6. Dilarang berkata-kata kotor, ” oh.. apa seperti dancok,asu,gatel,anjing,kecoak,wedus dll ??”
7. Pemain yang dinyatakan tertembak mati yaitu : pemain yang tertembak di atas 5 menit pertama,” jika ada yang mati, tembak terus…biar kapok”
8.Pemain yang kehabisan peluru, cepat-cepat angkat senjata sambil teriak habis/reload, ” tolong!!! tolong!!!”
9. Dilarang keras wanita hamil dan pengidap penyakit jantung mengikuti permainan ini, “Alhamdulillah, saya punya penyakit ayan diperbolehkan main”
10. Anak-anak dibawah umur 13 tahun dilarang ikut permainan ini, “tenang, sudah 19 tahun kok”

Dan saya pun diperlakukan layaknya teroris seperti gambar dibawah ini :

Nah, apa manfaat yang didapat dari sana?? yang jelas banyak sekali. Diantaranya seru, asyik,kekompakan,capek, pegel, kotor, mandi keringat, dompet menipis karena bisa dibilang mahal sekali “150 ribu dengan permainan 2 x 20 menit dan 80 peluru” busyet dah.. Tapi tenang, meski capek dan miskin mendadak, saya punya keuntungan yang sangat besar.. Yakni dipeluk mbak instruktur yang cantik, gambar dibawah ini :

Cukuplah sharing cerita kali di Pekanbaru kali ini, see you latter and say no to drug,no free sex !

About the Author

Tinggalkan komentar sebagai wujud apresiasi anda! Ingin kenal atau jalan bareng? add facebook di lathifulamri@gmail.com

One Response to “ Ampun, Saya Bukan Teroris ”

  1. I’m just commenting to make you know what a fantastic discovery my friend’s daughter found browsing the blog. She picked up a wide variety of things, which include how it is like to have an amazing coaching heart to get the others really easily know several impossible matters.

    [Reply]

Leave a Reply

You can use these XHTML tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <blockquote cite=""> <code> <em> <strong>