Pulau Tidung, Gratis

Ada saatnya tangan diatas, ada saatnya tangan dibawah. Ada saatnya backpackeran, ada saatnya tinggal terima enak. Ada saat- saatnya sibuk menjadi EO, ada saatnya bersantai. Ada saatnya pending nulis, ada saatnya kembali insaf dan segera menuliskan pengalaman perjalanan ini. Memang semua itu ada saatnya dan ketika saat itu tiba, semoga saya konsisten dan istiqomah untuk selalu berbagi cerita di blog ini.

Ceritanya begini, bisa dikatakan saya salah satu orang yang membuka jalur dan informasi yang pertama mengenai Pulau Tidung *pede gak mutu*. Sejak postingan pertama saya tentang Pulau Tidung bulan Oktober 2009, banyak sekali para penikmat travelling yang ingin kesana *kebetulan kali*. Pengunjung Pulau Tidung pun membludak, bahkan blog saya tak luput kebanjiran pengunjung *duuuar, kesamber gledek*. Hingga sekarang, lebih dari 300 komentar terdampar di blog saya yang juga menduduki peringat pertama dalam search engine mengenai Pulau Tidung *halaaah, paling juga spam*. Dari banyak komentar itu banyak sekali yang menanyakan informasi trip kesana, sampai- sampai saya kewalahan untuk menjawab *sok artis*. Bahkan menjadi perang tarif antar agen tour and travel Pulau Tidung yang saling posting komentar *paling juga perang jual viagra*. Eiiiiits,  berawal dari sinilah saya sebagai blogger mendapat ajakan jalan- jalan gratis dan memperbolehkan mengajak 3 teman saya ke Pulau Tidung oleh tour and travel yang posting komentar di blog saya, yaitu Bandar Pulau Tidung dengan ownernya Bang Romy. Mau tau ceritanya? hehehe pokoknya jangan bosan karena saya bakal cerita- cerita terus dan terus bercerita.

Introducing team : Amri, Bang Romy, Ale, Ines, Hendro, Yani, Peggi, Hadi

DAY I ( Jumat, 24 Desember 2011)

06.00 Muara Angke, Tetap Seperti Dahulu

Pagi- pagi buta burung biru mengantarkan saya, Peggi dan Hadi menuju pelabuhan Muara Angke.  Pelabuhan ini bau nya sih tetap tak sedap, mungkin nunggu tulisan saya penuh satu blog membahas muara angke semua dan dibaca dinas perhubungan barulah ada perubahan yang lebih baik buat muara angke, mungkin dan semoga. Tak lama kemudian saya ketemu Bang Romy, Ale, Agnes juga hendro dan Yani. Perlu diketahui, selain kami berempat yang gratis ke Pulau Tidung juga ada sekitar 50 orang dihari yang sama ikut bersama Bandar Pulau Tidung milik bang Romy tapi mereka bayar, sedangkan saya dkk gratis, spesial lagi kek artis saja hehehe.. Jam 07.00 tepat kapal berangkat dan tidak terlalu penuh seperti tahun 2009 dulu  karena sekarang sudah banyak kapal yang melayani rute ke pulau Tidung.

10.00 Tiba di Pulau Tidung, Sambutan Hangat Tanpa Kalungan Bunga

Mungkin kalau saya Brad Pitt dan ketika tiba di Hawai pasti dapat kalungan bunga selamat datang. Oh oh oh itu mungkin Brad Pitt dan saya adalah Amri, yang ada saya tiba di pulau tidung ketemu anak buah bang Romy bernama Anwar dengan sambutan senyum sapa yang hangat *halaaah*. Oleh Anwar kami diantar ke penginapan dan mata langsung terkonclang melihat wellcome drink, wellcome menu dan wellcome- wellcome lain berjejer di teras penginapan seakan- akan menari- nari manja diatas perut saya yang lapar. Kelapa muda segaaar, cumi goreng tepung, melon, kerupuk dan sambel langsung kami hajar mumpung gratis.  ”oh ternyata saya masih mirip Brad Pitt permisa”, lamunan dalam hati sambil terus minum kelapa muda pengganti kalungan bunga yang sama- sama bentuk dari sebuah sambutan.  Penginapannya enak, nyaman dan pewe *secara gratis*. Fasilitasnya lengkap mulai dari AC, tv, 2 kamar dan 1 ruang tengah, kamar mandinya 2, tiap kamar double kasur, sepeda buat keliling juga sudah siap di depan penginapan. Gak nyesel deh kalau anda ambil paket tour dari Bandar Pulau Tidung *iklaaaan*. Berhubung Jumat, waktu kami habiskan untuk sholat jumat di salah satu masjid yang baru jadi di Tidung Besar.

Pulau Tidung terkenal biking paradise nya. So bagi anda yang kesana harus dan wajib nyobain naik sepeda keliling pulau

14.00 Snorkeling di Karang Beras,  Makhluk Hitam

Untung saya sudah punya google, mask dan temen- temennya jadi gak perlu pinjem *pamer*. Kapal yang mengantar kami snorkeling di Karang Beras lumayan gede isi sekitar 30-an orang yang terdiri dari rombongan saya dan rombongan lain yang sama- sama satu paket tour. Eh- eh ternyata guide kami si Anwar dengan setia mengawal rombongan artis menye-menye ini :P . Saya sih sudah pernah snorkeling di tempat ini, jadi gak terlalu wah dan heboh lihat bioata lautnya. Saya sudah mencoba snorkeling dari ujung ke ujung, sepertinya karang- karangnya sudah mulai rusak dan pendek- pendek. Untungnya mendadak dari sisi kanan saya disambut gerombolan ikan- ikan kecil cantik tapi saat menoleh ke kiri disambut gerombolan makhluk hitam lancip- lancip yang sama sekali gak ada cantiknya. Haha, siapa lagi kalau buka si bulu babi atau bahasa kerennya sea urchin.

17.00 Sunset di Tidung Barat, Mataharinya pas Ambyar

Snorkelingnya cuman 1 spot dan kapal langsung pindah haluan ke jembatan cinta yang menghubungkan tidung besar dan kecil. Sejak kapan ya ini jembatan dinamai jembatan cinta, padahal dulu awal saya kesini gak ada tuh nama cinta-cintaan. Ah, ternyata di jembatan ini rame sekali dan pada lompat- lompat dari atas jembatan. Kebanyakan yang lompat anak- anak, kadang ada juga orang dewasa yang gak mau kalah. Saya sendiri memutuskan tidak main- main disini, tapi genjot sepeda ke tidung barat untuk mengejar sunset dan teman- teman saya setuju saja. Bahkan dari rombongan lain juga ada yang sengaja ikut saya. Saat sampai di sisi pulau Tidung yang paling barat mataharinya sangat bulet dan ambyaaaar alias keren banget deh. Banci kamera, banci kaleng, banci botol, banci gelas dan banci- banci yang lain langsung beraksi dengan gaya- gaya foto, kalau saya sih tetep gaya Brad Pitt donk haha.

Dikala hirup- pikuk dan kesibukan di kota yang membuat pikiran penat, menatap sunset merupakan cara yang tepat untuk melepas semuanya. Hidup serasa fresh dan mulai kembali untuk keesokan hari

20.30 Barbeque ala pantura, tarik maaaang…

Matahari terbenam begitu cepat, kami langsung bergegas kembali di penginapan. Setiba di penginapan lagi- lagi sederet makan malam sudah berjejer di depan pintu, langsung santap dah. Menunya? hm… Dahsyat, mulai dari semangka, cumi goreng, sayur sop, ikan, kerupuk dll ( dan lain2 maksudnya nasi hehe ). Bandar Pulau Tidung memang sangat tau kebutuhan kami *wkwkwk iklan lagi*. Sehabis makan dilanjut mandi kemudian makan lagi haha. Kali ini kami hunting sendiri bakso di dekat dermaga, enaaak.. Lagi asyik-asyiknya makan bakso, tiba- tiba mas Anwar menghampiri kami dan mengundang barbeque-an di kedainya bang Romy. Widiiiih, lirik2 perut kira2 masih cukup gak ya? ternyata masih muat meski dimuat- muatin haha rakuuuus, mumpung gratis sih. Kedai punya Bandar Pulau Tidung ( bang Romy ) tepat di bibir pantai, jadi kita bisa duduk- duduk sembari diterpa angin malam, syuuuuur. Di kedai ini, kami main abcd lima dasar lagi, diiringi lagu dangdut sambil memperkosa 7 ikan bakar tak berdosa itu haha tarik maaaang. Skitar jam 11 malam kami balik lagi ke penginapan dan langsung pingsan karena kekenyangan. Tidur bener- bener pulas las las laaaas.

DAY II ( Minggu, 26 Desember 2011)

08.00 Ekspedisi Pulau Tidung Kecil

Well, di hari kedua ini kami langsung bergegas menuju pulau Tidung kecil dengan naik sepeda dan di titipkan di sebelah jembatan. Trecking- trecking kecil lah.. melewati semak- semak, kuburan Panglima Hitam, juga trecking pantai yang airnya hingga setinggi dengkul. Tentang Mitos Panglima Hitam ini sudah saya jelaskan ceritanya di tulisan saya yang pertama. Tiba di Ujung paling timur pulau Tidung kecil terdapat pasir pantai yang sedikit menjorok kelaut. Nah disini kami beraksi lagi haha. Foto- foto deh, sambil mendirikan kerajaan- kerajaan dari pasir. Saking asyiknya gak kerasa matahari sudah berdiri setengah tegak, kami lanjutkan balik lagi ke jembatan untuk berenang. Tapi tidak di jembatan yang buat loncat- locat anak kecil itu, tapi di sisi timur. Air nya bening, biru dan bersih seperti berenang di kolam renang. Ternyata dengan sabar mas Anwar sudah menunggu kita di ujung Jembatan dengan membawa kotak box berisikan duwit, eh salaaah berisikan sarapan nasi goreng hehe. Bener- bener moment yang pas, sarapan nasi goreng sambil berenang di bawah jembatan.

Saking biru dan jernihnya, hasrat untuk nyebur sudah tak terbendung lagi. Bersyukurlah kita yang tinggal di negara yang bisa dikatakan negara paradise

12.00 Check out, Pulang ke Jakarta daratan

Selesai sudah petualangan kali ini, puas berenang kami langsung menuju penginapan untuk mandi dan packing dan  langsung menuju dermaga. Kapal menuju Muara Angke sudah menunggu, kami berpamitan dan berterimakasih banyak kepada Bandar Pulau Tidung. Saat pamit bersalaman dengan bang Romy, eh eh ternyata saya dikasih “salam tempel” alias duwit… mau nolak juga gak enak, tapi kalau ditolak rugi besar *wkwkwk ketahuan serakahnya*. Benar- benar bahagia deh.. sudah jalan- jalan gratis, pulang diberi uang lagi. Alhamdulillah..  Jam 3 sore kita sudah sampai di Muara Angke dengan selamat sentosa.

Baru kali ini saya jalan menggunakan agen tour dan gratis, karena memang biasanya backpackeran. However, secara keseluruhan trip bersama Bandar Pulau Tidung sangat  memuaskan. Tentunya saya berterimakasih banyak atas kesempatan yang diberikan. So, buat anda pembaca blog ini, jika malas backpackeran dan ingin ngetrip yang sudah terorganize dengan baik, tidak salah jika mencoba Bandar Pulau Tidung.

Bisa mengubungi ke nomor : 0857 1616 9794 atau di blog : http://bandarpulautidung.blogspot.com dan facebook :  http://www.facebook.com/bandar.tidung Dijamin MURAH dan PUAS !!!

About the Author

Tinggalkan komentar sebagai wujud apresiasi anda! Ingin kenal atau jalan bareng? add facebook di lathifulamri@gmail.com

5 Responses to “ Pulau Tidung, Gratis ”

  1. Good job ! Your website has provided me much of the advice I requested .

    [Reply]

  2. mantap bang

    [Reply]

  3. manapppppp bangggg

    [Reply]

  4. mantabbbbbb bang

    [Reply]

  5. wew,awesome. Amri! thats u my little neighbor. ^^ ini mbak Rina. inget? ^_^

    nice picture. nice shoot. nice scenery kalo gak handal nge-shoot, pasti gak terlihat bagus. very very great. barakallah to you, Amri.

    [Reply]

Leave a Reply

You can use these XHTML tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <blockquote cite=""> <code> <em> <strong>