Terdampar di Pulau Sempu bagian I

Biru, cerah, fresh, bebatuan, angin sepoi-sepoi, kicauan burung, debir ombak, rintihan karang itulah semua yang aku lihat dan aku rasakan ketika dan tatkala menginjakkan kaki di pantai 3 (Pantai kembar) di pulau sempu, Malang selatan. Hati terdiam sejenak ketika melihat keindahan alam ini yang memang benar-benar belum ada tandingannya.

Mari, amri coba kupas secara detail pengalaman pribadi tentang pulau sempu, dan apa yang diperlukan untuk menuju kesana.

Berhubung kita diwajibkan menginap 1 malam 2 hari, supaya bisa menikmati kelima pantai di pulau sempu, maka perlengkapan yang diperlukan adalah : Tenda, ransel gunung, ransel, perlengkapan makan-minum,perlengkapan masak, perlengkapan mandi, makan ringan, perlengkapan ibadah,kompas ( include perlengkapan kemah). Catatan : setiap orang minimal membawa air minum 5 liter, untuk keperluan masak, minum dan MCK karena disana tidak ada sumber air tawar, adanya air laut rasa asing.

Total biaya tidak melebihi dari rb 50.000 itu sudah termasuk bensin, pintu masuk sendangbiru, pintu masuk pulau sempu, makan siang dll. Murah sekali kan?

Dan berikut rute yang dapat ditempuh dari Surabaya-Malang- Pulau Sempu :

1. Dari Arah Surabaya Jawatimur ke Malang : Rata-rata Surabaya-Malang= 2 jam Kendaraan bermotor maupun kendaraan umum.

2. Dari Malang : Rekomendasi menggunakan sepedamotor,supaya bisa menikmati perjalanan dengan santai, dan melewati jalan-jalan yang berkelok-kelok, sungguh asyik. Rute : Malang- turen-sendangbiru.

Perjalanan ke Pulau Sempu, dapat ditempuh dari kota Malang naek sepeda motor sekitar 4 jam. Kami berangkat dari kota Malang pukul 10 pagi dengan 13 sepeda motor dan diikuti 25 peserta, sampai Kecamatan Turen pukul 12 siang, istirahat sejenak untuk makan siang. Kemudian perjalanan dilanjutkan menuju pelabuhan Sendangbiru.Rasa capek dan lelah selama di perjalanan hilang seketika ketika kami sudah sampai pelabuhan Sendangbiru, yang merupakan pintu gerbang masuk pulau sempu. Perlu diketahui, Sendangbiru merupakan suatu pelabuhan nelayan di Malang selatan, dan tentunya mayoritas matapencaharian penduduk sekitar adalah nelayan. Biaya masuk Sendangbiru rp 4000 per orang dan biaya ijin masuk pulau sempu rp 5000 per orang yang pembayarannya kita lakukan di pos penjagaan di dekat pelabuhan Sendangbiru.

coba lihat foto sendang biru di bawah ini :

bisa dilihat gambar di atas betapa indah nya pelabuhan sendang biru, dan betapa birunya laut disana. Dari pelabuan kita bisa menyeberang ke pulau sempu menggunakan perahu motor (@ 75 ribu/ perahu / 15 orang) dan ditempuh selama 5 menit.

terlihat kami sedang bantu membantu memindah barang bawaan dari bibir pelabuhan sendang biru menuju perahu motor, Kompak sekali bukan.. lho2, ini yang memfoto saya, jadi saya terakhir sendiri join to perahu motor.

setelah kami mendarat di pulau sempu, kamu lansung di hadang hutan.. ya, hutan lindung milik perhutani Kabupaten Malang. LIhat gambar diatas, betapa lebat hutam itu. Apalagi jalanan becek, tidak ada ojek, jadi tidak bisa ditempuh dengan kendaraan, harus jalan kaki-jalan kaki- dan jalan- kaki (*sampai kaki pegel, pundak linu, pinggang encok) karena perjalanannya memakan waktu ” 2 JAM “. Capek benar bukan?

nah kisah ini akan berlanjut ke petualangan di Segara Anakan, bisa dilanjutkan dengan mengklik di  bermalam di segara anakan, pulau sempu

terimakasih banyak :D


About the Author

Tinggalkan komentar sebagai wujud apresiasi anda! Ingin kenal atau jalan bareng? add facebook di lathifulamri@gmail.com

Comments are closed.